
Tahun 2003 aku bekerja di PT. Logindo Bejana Mulia (sekarang almarhum..) sebagai seorang disain grafis (janjinya)..tapi kenyataannya aku malah dipekerjakan sebagai "tukang sablon".
Okelah aku terima sebagai tukang sablon asalkan gambar yang harus aku sablon dari gambarku sendiri, tapi ini aku harus menyablon dari gambar orang lain.
(..Ceritanya aku kecewa ni..)
Mungkin karena kecewa, kerjaanku dikantor hanya menggambar,..sebagian memang dipergunakan buat kantor, tapi lebih banyak yang kubuat sebagai koleksi pribadi (ceile..) Salah satunya, ibu-ibu dayak disamping tulisan ini, kubuat ketika lagi ada kerjaan dari bos besar,mendisain mug pesanan.
Sibos datang kekantor sambil membawa brosur tentang pariwisata di Kalimantan Barat, nah disitu ada photo acara naik dango, salah satu photo itu menampilkan seorang ibu-ibu dayak sedang memperhatikan jalannya acara naik dango.
Yang membuat aku tergerak ingin menggambarnya karena, ibu-ibu itu memakai pakaian khas perempuan dayak (tapi maaf, aku nggak tau nama bajunya..sorri ya).
Dilaci mejaku memang sengaja kusimpan pensil warna (disediain perusahaan sih..) buat mendisain apa aja yang disuruh bos. Ya..udah pensil warna itu yang kupakai buat menggambar ibu dayak tadi. Butuh waktu 5 jam buatku menyelesaikan gambar itu.
Setelah kelar, baru aku ngerjain pesanan bos.
Hihihi....rasain sibos dinomor duakan.